Adam Air …. tanya kenapa ?

Ada apa dengan negri ini ….

awal tahun … baru berjalan beberapa hari

namun bencana sudah terhitung melebihi hari

bencana di laut lepas

bencana di udara bebas

bencana ketika harga beras tak terbeli dan tergantikan nasi aking

bencana di tanah haram yang menimpa manusia negri ini

cukupkah upaya menutupi bencana dengan hanya sekedar

berkilah bahwa segala sesuatu sudah kehendak Nya

kemudian permintaan maaf pemimpin negri seraya berlindung dibalik “takdir” dan “miss management”

atau sekedar mengeluarkan statement publik yang “terlalu cerdas” sehingga malah membingungkan orang awam dan memanaskan suasana

tanya kenapa …..

Anggota DPR: AdamAir Disabotase
Arfi Bambani Amri – detikcom

Jakarta – Hilangnya pesawat AdamAir dalam penerbangan Surabaya – Manado diduga akibat sabotase. Demikian dugaan seorang anggota Komisi V DPR yang membidangi isu transportasi.

“Kalau saya menuduh ada sabotase. Karena tidak kompaknya unsur-unsur yang menjamin keselamatan penerbangan,” tuduh anggota Komisi V DPR Rendry Lamajidu dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (3/1/2006).

Dugaan sabotase didasarkan pada dua hal. Pertama, pesawat Boeing 737-400 dengan nomor penerbangan KI 574 itu tidak melalui rute yang seharusnya.

“Jika melintas di rutenya, tentunya dapat dideteksi keberadaannya. Pesawat-pesawat itu dalam standar penerbangan internasional, selalu berhubungan dengan bandara yang akan dituju,” ujar politisi PDIP ini.

Kedua, jika cuaca yang dipersalahkan sebagai penyebab kecelakaan, menurut Rendry, tidak mungkin.

“Saya yakin tidak ada masalah cuaca, karena pesawat-pesawat lain bisa mendarat di Manado,” ujar Rendry. (aba/sss)Sempat Emosi, Keluarga Korban AdamAir Istirahat di Hotel
Syarif Hidayatullah – detikcom

Jakarta – Keluarga korban AdamAir yang berdatangan dari Surabaya dan Manado di Makassar sempat emosi saat mendengar lokasi jatuh pesawat hanya isapan jempol. Setelah emosi mereda, mereka beristirahat di hotel yang difasilitasi AdamAir.

“Kini kondisi keluarga korban sudah tidak emosional,” ujar Station Manager AdamAir Makassar Fanny Prasetyo saat dihubungi detikcom, Selasa (3/1/2007) pukul 23.30 WIB.

Keluarga korban diinapkan di Hotel Transit I, Hotel Transit II, dan Hotel Darma Nusantara yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar. Ketiga hotel itu berlokasi dekat Bandara Hasanuddin.

Begitu tiba di bandara, keluarga korban langsung dibawa ke hotel dengan mobil operasional AdamAir. “Kami siap menampung keluarga korban. Akomodasi kami tanggung penuh,” jelas Fanny.

Hotel yang menjadi pusat informasi dan penampungan keluarga korban adalah Hotel Transit II. Di hotel tersebut terdapat pos jaga AdamAir dan Polda Sulawesi Selatan.

Hotel berkapasitas 45 kamar itu pun penuh. “Pihak keluarga mungkin sudah tidur semua,” kata Rianto, pengawas Hotel Transit II. (sss/sss)Musibah AdamAir, Mafia Dephub Harus Diberantas
Syarif Hidayatullah – detikcom

Jakarta – Musibah transportasi udara dinilai tak terlepas dari ulah para mafia Dephub. Mereka pun harus diberantas lantaran menerapkan liberalisasi penerbangan yang tidak terkontrol.

“Penerapan tarif bawah dan atas oleh Dephub harus jelas,” sebut Ketua Presidium Nasional Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu FX Arief Poyuono melalui rilis yang diterima detikcom, Rabu (3/1/2007).

Untuk mencegah kejadian serupa, FSP BUMN Bersatu meminta reformasi total dilakukan di sektor perhubungan.

Selain itu harus dilakukan audit keuangan secara komprehensif terhadap maskapai penerbangan, maintenance pesawat, serta sistem pelatihan kru pesawat.

Dijelaskan Arief, liberalisasi sektor penerbangan yang dimulai pada medio 2000 berbuntut pada murah-murahan harga tiket. Akibatnya biaya maintenance dipangkas. Padahal justru berarti mengorbankan jaminan keselamatan konsumen. (sss/sss)

Lakukan Kebohongan Publik, Menhub Hatta Harus Mundur
Arfi Bambani Amri – detikcom

Jakarta – Pernyataan Menhub Hatta Rajasa bahwa bangkai pesawat AdamAir telah ditemukan di Polman, Sulbar, namun kemudian tak terbukti, merupakan kebohongan publik. Hatta harus mengundurkan diri.

“Pemerintah melakukan kebohongan publik, Hatta harus diusut. Ini memalukan sekali. Sebaiknya Kepala Basarnas dan Hatta harus mengundurkan diri,” cetus anggota Komisi V DPR Rendry Lamajidu dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (2/1/2006).

Pemerintah dinilai Rendry gagal melakukan perubahan manajemen perhubungan udara menjadi lebih baik.

“Setiap ketemu Pak Hatta saya katakan, perbaikan mekanisme perhubungan tidak jalan sama sekali. Mulai dari traffic management sampai ke masalah sistem komunikasi. Maka ketakutan saya, setiap saat akan ada kecelakaan,” ungkap Rendry.

Dalam kasus AdamAir ini, kesalahan pemerintah bertambah banyak. Lebih dari 1×24 jam setelah lepas kontak dengan pesawat Boeing 737-400 itu, pemerintah belum melakukan upaya langsung menyelamatkan korban.

“Sampai 1×24 jam tidak ada upaya langsung yang seharusnya masih bisa menyelamatkan penumpang. Kalau Sekarang sudah tak mungkin lagi ada yang bisa diselamatkan,” ujar Rendry.

Sebelumnya beredar berita pesawat dengan nomor penerbangan KI 574 sudah ditemukan di pegunungan Kabupaten Polman. Juga diberitakan 90 orang tewas dan 12 selamat. Setelah mendatangi lokasi, Tim SAR tidak menemukan jejak bangkai pesawat yang jurusan Surabaya-Manado tersebut. (aba/sss)

Info Tak Valid, Keluarga Korban Kecam Pemerintah & AdamAir
Budi Sugiharto – detikcom

Makassar – Keluarga penumpang pesawat AdamAir nomor penerbangan KI 574 kecewa dengan pemerintah yang mengeluarkan berita simpang-siur mengenai kondisi terakhir kecelakaan. Pemerintah dinilai mempermainkan perasaan keluarga korban.

“Perasaan kita berkecamuk, ternyata itu kabarnya tidak benar,” cetus seorang keluarga penumpang Delvi saat dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (2/1/2007).

Delvi yang merupakan keponakan dari penumpang bernama Yaula Roth Saerang meminta pemerintah melakukan check and recheck ketika memberikan pernyataan.

Delvi juga kecewa dengan maskapai AdamAir yang dinilai tidak bertanggung jawab. Menurut pendeta gereja GPDI Kemiri Sidoarjo ini, sejak tiba di Makassar, Sulsel, pada pukul 22.13 Wita, pihak keluarga sama sekali belum mendapat penjelasan dari AdamAir.

“Kita turun pesawat, langsung dinaikin bus, langsung dibawa ke hotel. Tanpa ada pemberitahuan dibawa ke mana,” tutur Delvi jengkel.

Keluarga korban yang diinapkan di sebuah hotel di Makassar juga belum melihat pejabat resmi AdamAir menemui mereka.

“Sampai saat ini, kita tidak melihat orang-orang AdamAir di hotel. Jangan kan ketemuan, melihat saja tidak. Terus kita mau diapakan? Tolong kepada AdamAir dan pemerintah, kami ini adalah keluarga yang terkena musibah, jangan dipermainkan,” tandas Delvi. (aba/sss)

No Responses to “Adam Air …. tanya kenapa ?”

  1. Yudi K Arfiyanto Says:

    Dear All,

    Menyikapi musibah hilangnya pesawat Adam Air di Sulawesi Barat saya sebagai warga negara dan masyarakat Indonesia turut prihatin dan mengucapkan turut bele sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan dan hingga hari ini blum memperoleh kabar mengenai keberadaan pesawat tersebut yang mengangkut para anggota keluarganya.
    Saya hanya sedikit menyayangkan sikap dari pemerintah Indonesia terutama dalam hal ini Departemen Perhubungan Republik Indonesia, mengapa setiap kali terjadi kecelakaan moda transportasi darat,laut&udara selalu saja gejala alam & kekuatannya yang selalu dipersalahkan? Memang tidak ada manusia didunia ini yang mampu mengalahkan kekuatan alam yang telah diciptakan oleh Allah Swt. Namun paling tidak apabila bencana tersebut tetap harus terjadi setidaknya pihak pemerintah negara ini setidaknya dengan cepat tanggap dan sigap dalam menghadapi musibah.
    Dalam hai ini saya sebagai masyarakat awam yang hanya dapat berkomentar & menanggapi jika saya lihat sepertinya sarana komunikasi dan pemindaian secara digital sepertinya masih sangat sulit dilakukan. terlebih untuk kejadian hilangnya pesawat Adam Air disulawesi barat ini.
    Coba mari kita simak sebagai wacana bersama, Indonesia telah memiliki satelit Palapa sebagai sarana telekomunikasi tetapi dalam mengantisipasi bahaya, evakuasi maupun peringatan dini kita tidak memilki perangkatnya!apakah satelit yang kita punya hanya dijadikan pajangan untuk kebanggaan semata atau sebagai mercu suar untuk simbol negara?mungkin rekan-rekan sekalian masih ingat cuplikan film BEHIND THE ENEMY LINE? coba simak betapa canggihnya negara adikuasa Amerika dalam melakukan evakuasi terhadap pilot-pilot pesawat tempurnya yang jatuh dikawasan konflik bosnia saat itu. Dari mulat alat komunikasi dan pemantauan jarak jauh lewat satelit yang mereka miliki. Apa negara kita belum bisa memilki perangkat sekelas demikian? apakah masih terlalu mahal harga yang harus dibayar untuk fasilitas seperti itu?haruskah nyawa lain melayang terlebih dahulu, termasuk nyawa saya juga mungkin? saya hanya berharap pemerintah terutama departemen perhubungan dan jajaran terkaitnya.
    Saya hanya dapat berharap dan berdoa, semoga awal tahun 2007 ini akan menjadi tahun yang baik bagi kemajuan bangsa kita, & bukan melainkan menjadi tahun musibah bagi negara
    kita…….Amin

    Salam

  2. MIKE WULANSIH Says:

    tolong jelasin dong knp berita pesawat adam air bisa simpang siur,padahal belum ada ketentuan kejelasan tentang berita tersebut?dan kenapa kalau belum ada kejelasan yang pasti berita yang simpang siur tersebut sudah tersebar luas di berbagai media???????

  3. Theresia Linda H ( SMAN 7 Tangerang ) Says:

    Dear All

    Bingung gw dengan musibah adam air yang beritanya simpang siur!!!!
    katanya pernah di temukan pesawat adam air di sulsel, nyatanya berita itu cuman isapan jempol belaka doang!!! Yang jelas gw prihatin banget dengan musibah adam air dan gw kasihan sama keluarga korban kalau beritanya simpang siur begitu!!!

    Salam

  4. MIKE WULANSIH ( SMAN 7 Tangerang ) Says:

    Assalamualaikum wr.wb

    Aku mo tanya lagi nihhyh?Aku dapat tugas dari guru TIK aku di SMAN 7 TANGERANG,ia menyuruhku untuk mencari alasan kenapa adanya informasi yang salah pada peristiwa jatuhnya pesawat adam air?tolong berikan jawaban yang selengkap-lengkapnya ?? Dengan adanya berita yang belum tahu kebenarannya!!! Siapa yang menyebarkan berita kesimpang siuran adam air sehingga menyebar ke berbagai media?dan dari mana sipenyebar berita itu tahu bahwa informasi yang ia peroleh itu benar,padahal setelah dicek untuk dipastikan ternyata itu tidak benar?silakan berikan tanggapan dari pertanyaan saya disini dan di message saya diatas,dengan nama mike wulansih?>?

  5. prabu Says:

    Mbak Mike yang baik,
    Kalau mencari jawaban yang benar dan resmi dari pemerintah kayaknya nggak bakalan dapat. Selama ini kan pemerintah selalu merasa “benar” dan kalau nggak disuruh minta maaf ya tetap dianggap nggak terjadi apa-apa dan akhirnya berfikir simpel saja : “Toh nanti juga beritanya akan hilang diganti berita baru yang lebih hot”

    Kalau untuk membuat tugas Sekolah titipan guru, mbak Mike list aja historis dari musibah itu beserta issue-issue yang menyertainya serta kalau bisa disertakan kecelakaan-kecelakaan lain yang pernah terjadi serta upaya dan keseriusan pemerintah dalam menanganinya.

    Kumpulkan lebih banyak lagi berita-berita dari berbagai sumber pada tanggal tersebut dimana pemerintah mengumumkan telah ditemukan pesawat Adam Air yang hilang. Kutip pejabat baik pusat maupun daerah, baik sipil maupun militer yang memberikan statement. Kemudian tampilkan lagi berita seputar “salah info” beberapa hari setelahnya.

    Baru terakhir dapat disimpulkan kenapa hal itu terjadi. Kesimpulannya tidak mutlak harus mengklaim bahwa pejabat A salah atau si B nggak profesional atau Bapak C ngomongnya ngawur, tapi silahkan saja apa yang kira-kira menjadi uneg-uneg Mbak Mike disampaikan secara gamblang.

    Mungkin itu saja saran saya. Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: