Adam Air … mundur Pak Mentri

Lagi musim pejabat disuruh mundur nih !

Kasus musibah Adam Air, Kapal Senopati Nusantara dibawah Mentri Perhubungan. Kasus katering haji, kasus antrian minyak dan mungkin kasus-kasus besar lainnya. Tapi kayaknya ini lagu lama ya. Tahun-tahun sebelumnya, kayaknya sering juga kita dengar hal serupa. Kalau yang ngomong mundur wakil kita di DPR, mungkin biar mereka dibilang responsif terhadap kepentingan rakyat atau memperjuangkan rakyat banyak. Kalau yang ngomong pengamat nasional, namanya biar tambah ngetop kali ya. Tapi mudah-mudahan saya salah.

Barangkali karena dari kecil kita sudah hapal lagu-lagu wajib seperti “Maju Tak Gentar” kemudian “Maju Terus Pantang Mundur” ada lagi “Teguh kukuh berlapis baja”, sehingga kita sangat meresapinya dan mengimplementasikan dalam kondisi sekarang. Tapi mudah-mudahan saya salah lagi.

Berikut kutipan dari detik.com

Jum’at, 05/01/2007 17:50 WIB
Prestasinya Antrean Minyak, Purnomo Harus Diganti

Rafiqa Qurrata A – detikcom

Jakarta – Menteri ESDM Poernomo Yusgiantoro memang layak untuk diganti. Apalagi prestasinya hanyalah membuat rekor antrean minyak.

“Saya rasa menteri ESDM perlu ditinjau kembali,” kata Ketua DPP Partai Hanura Fuad Bawazier dalam acara diskusi publik refleksi 2 tahun pemerintahan SBY-JK di Kantor KAHMI, Jl Madiun, Menteng, Jakarta, Jumat (5/1/2007).

Menurutnya, Kementerian ESDM selama dipimpin Poernomo justru menyumbang permasalahan bagi pemerintahan. “Investasi anjlok. Di dalam negeri kesulitan pasokan migas untuk industri dan rakyat,” ujarnya.

Persoalan seperti itu, lanjut dia, seharusnya dapat ditangani Poernomo. “Dia kan sudah lama menjabat. Dan ini kan masalah yang sudah konkret,” ujarnya.

Menurutnya, jika Purnomo masih dipertahankan, maka akan memperburuk tingkat kepercayaan terhadap pemerintah. Presiden SBY harus segera mengambil tindakan terhadap Poernomo.

“Saya rasa tidak ada prestasi sama sekali saudara Poernomo itu, hanya antrean minyak saja yang terjadi,” tandasnya. (ary/sss)

Jum’at, 05/01/2007 16:59 WIB

Kasus Katering Haji

FKB Tidak Setuju Maftuh Mundur

Muhammad Nur Hayid – detikcom

Jakarta – Wacana yang meminta Menag Maftuh Basyuni mundur karena kasus katering haji dinilai Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) tidak menyelesaikan persoalan. Persoalan dalam penyelenggaraan haji tidak terletak pada figur dan tokoh, tetapi pada sistem yang amburadul.

“Persoalan ini tidak bisa diselesaikan dengan maju atau mundurnya pejabat yang bertanggung jawab, tetapi harus melakukan perbaikan secara menyeluruh,” cetus Ketua FKB Ida Fauziah dalam diskusi di press room Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/1/2007).

Namun Ida menyarankan agar Maftuh berhenti berkomentar mengenai persoalan katering yang menyudutkan departemennya itu. Apalagi sudah ada tim investigasi yang melakukan penelitian atas insiden yang mengakibatkan jamaah haji kelaparan itu.

“Pak Maftuh jangan banyak komentarlah, tunggu hasil timnas saja,” saran Ida.

Ke depan, Ida mengusulkan penanganan haji harus lebih serius mengingat jamaah haji Indonesia merupakan jamaah haji terbesar. Pemerintah Arab Saudi juga sudah selayaknya memperhitungkan besarnya pendapatan yang diperoleh dari jamaah haji Indonesia.

“Agar ke depan lebih baik, penanganan haji harus bisa diatasi oleh pemimpin kedua negara. Selain itu, pemerintah Indonesia juga harus meningkatkan lobi seperti yang dilakukan pemerintah Malaysia,” jelas Ida.

Revisi UU Haji

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi VIII Said Abdullah menekankan perlunya revisi UU 17/1999 tentang Penyelenggaraan Haji. Persoalan-persoalan dalam penyelenggaraan haji sekarang tidak terlepas dari lemahnya UU Haji itu.

Menurut politisi PDIP itu, revisi diperlukan segera untuk memperbaiki sistem penyelenggaraan haji supaya lebih menguntungkan bagi jamaah.

“Kalau bisa tahun 2007 sudah harus selesai. Karena ibadah haji itu rukun Islam kelima. Mau tidak mau harus tetap ada. Kasihan jamaah kalau seperti ini terus,” kata Said.(aba/umi)

Jum’at, 05/01/2007 17:31 WIB

Hatta Cuma Pura-pura Reaktif

Rafiqa Qurrata A – detikcom

Jakarta – Selama memimpin Dephub, Hatta Rajasa tidak memiliki program kerja yang jelas. Pekerjaannya hanya terlihat pada saat terjadi kecelakaan transportasi saja.

“Begitu ada kejadian, pura-pura reaktif. Terus bikin ini, bikin itu, segala macem. Sudah begitu, hilang lagi. Nanti kecelakaan lagi,” ketus Ketua DPP Partai Hanura Fuad Bawazier.

Hal tersebut disampaikan dia dalam acara diskusi publik refleksi 2 tahun pemerintahan SBY-JK di Kantor KAHMI, Jl Madiun, Menteng, Jakarta, Jumat (5/1/2007).

“Kejadian AdamAir dan kapal Senopati itu memberikan indikasi Dephub, khususnya pak menterinya ini tidak mampu menangani masalah-masalah seperti ini. Ganti saja itu,” cetusnya.

Bawazier pun meminta Hatta mempelajari budaya mundur jika sudah merasa tidak mampu lagi memimpin.

“Kalau tidak mau mundur, ya nanti presiden yang menghentikan orang-orang yang merugikan rakyat banyak ini,” ujarnya. (ary/sss)

No Responses to “Adam Air … mundur Pak Mentri”

  1. Adhi Says:

    Di Indonesia, yang sudah mundur baru Yahya Zaini, hehe

  2. AL- JENAZAH AIRLINES Says:

    salam kenal dan dapatkan PENERBANGAN GRATIS AL-JENAZAH AIRLINES LAYANAN PENUH 24 JAM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: