Rahib Kebal

RAHIB KEBAL

Saat ‘rahib gendeng’ Rasputin dibunuh di Petrograd (sekarang bernama St. Petersburg), di tahun 1916, pembunuhnya pertama meracuninya dengan kue dan anggur yang dibubuhi sianida yang cukup untuk membunuh beberapa orang.  Rasputin memakan dan meminum keduanya, namun tidak mengalami apa-apa.

Kemudian pimpinan komplotan pembunuh, Pangeran Felix Yussupov menembak Rasputin di dadanya, dan menghantam kepalanya dengan tongkat berujung logam.  Namun Rasputin masih tetap hidup.

Akhirnya, para pembantu Yussupov menangkap Rasputin dan mengikatnya dengan batu, lalu melemparkannya ke sungai Neva.

Pada otopsi setelah mayat Rasputin ditemukan, ditemukan bahwa Rasputin tewas bukan karena racun, peluru, ataupun hantaman benda keras, melainkan karena tenggelam.

NAMA PASARAN

Walaupun terdapat 200.000 nama keluarga di Swedia, 40 persen dari seluruh penduduk Swedia cuma menggunakan 20 nama dari seluruh nama keluarga yang ada, dan uniknya semuanya berakhiran dengan ‘son’.  Nama keluarga Johansson adalah yang paling populer dari seluruh nama keluarga di Swedia. Hal ini sangat menyulitkan bagi pemerintah Swedia, sehingga muncul himbauan agar nama keluarga yang terlalu ‘umum’ diganti saja dengan nama lain.

PELUKIS DADAKAN

Charles Willson Peale adalah pelukis terkenal di masa Revolusi Amerika.  Namun, ia tidak pernah melihat barang satu lukisan pun hingga ia dewasa. Profesi awalnya adalah pembuat sadel.

Suatu hari saat belanja membeli bahan pembuat sadel, ia melihat sebuah lukisan di toko untuk pertama kali dalam hidupnya. Sesudah melihat lukisan itu, ia yakin dapat melukis dengan lebih baik. Segera ia beralih profesi menjadi pelukis, dan menghasilkan banyak uang.

Charles percaya setiap orang pasti dapat melukis, dan ia mengajarkan cara melukis kepada saudara-saudaranya.  Dua anak laki-lakinya (ia mempunyai 17 orang anak) meneruskan karir menjadi pelukis. Oleh Charles, mereka diberi nama Raphaelle, dan Rembrandt…

SEPUTAR HIROSHIMA-NAGASAKI

Banyak yang telah mengetahui bahwa pembom B-29 yang menjatuhkan bom atom pertama di Hiroshima, 6 Agustus 1945 bernama Enola Gay. Namun tidak banyak yang mengetahui bahwa Enola Gay tidak sendiri dalam misi itu.  Ada dua pesawat B-29 lainnya yang menyertai Enola Gay.  Kedua pesawat itu bernama Great Artiste dan No. 91 yang bertugas menjadi pemotret misi.  Potret dari kedua pesawat itulah yang sekarang kita kenal sebagai potret ledakan bom atom di Hiroshima.

Mayor Charles Sweeney, yang menjadi pilot Great Artiste, adalah juga yang menjadi pilot pembom B-29 bernama Bock’s Car.  Dari pesawat itulah tiga hari kemudian bom atom kedua dijatuhkan di Nagasaki.  Pesawat-pesawat tadi tergabung dalam 393rd Heavy Bombardment Squadron (Skuadron Pembom berat ke 393) dilatih khusus dibawah pimpinan Letkol Tibbets di daerah latihan Wendover, Utah.

Kode rahasia untuk misi ini adalah Silverplate.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: