Jalan

Sekarang yang saya bandingkan adalah masalah jalan raya, bahasa kerennya infrastruktur. Saya sudah mengunjungi semua propinsi di Pulau Jawa ini. Dan memang beragam kondisi infrastruktur di tiap kota. Dari kondisi jalan yang begitu mulus dan terawat, sampai jalan yang katanya beraspal tetapi sudah nggak ketahuan lagi aspalnya ada dimana.

Jalan menuju rumah

Kita mulai dari jalan yang dilalui tiap hari saat keluar rumah mau ke kantor atau pulang dari kantor. Yang jelas jalan mau masuk perumahan sudah rusak sudah lama. Nggak tahu apakah itu menjadi tanggung jawab warga perumahan, developer atau sudah diserakan kepada PemKab, PemDes (Pemerintah Desa) atau PemCat (Pemerintah Kecamatan).

Jalan di dalam perumahan sudah rusak, ternyata ditambah lagi jalan H. Ghofur, jalan masuk ke perumahan dari jalan besar tambah parah. Beberapa saat yang lalu sempat diperbaiki sih, tapi ya itu … hanya sekedar perbaiki sana sani, tambal lobang agar nggak kelihatan berlobang saja. Dan akhirnya … hanya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya … jalan kembali berlobang alias paraah lagi. Ditambah sekarang dengan semakin ramainya wisata Paku Haji yang melewati jalan H Ghofur untuk akses-nya, jadi tambah parah deh.

Kayaknya nggak ada dana ya untuk perbaikan jalan di Cimahi ? Berapa sih pajak kendaraan bermotor yang diterima pemerintah setiap tahunnya ? Ah Cuma sedikit kok, itung kasar kalau rata-rata pajak setahun tiap motor/mobil 1 juta dan jumlah motor/mobil di Cimahi, Bandung dan sekitarnya kurang lebih ada 400 ribu saja, maka jumlah pajak total “Cuma” 400 milyar, 400 perak ditambah nol berjumlah sembilan dibelakangnya.

Jalan ke Bandung euy

Sama saja. Meskipun termasuk kota besar dan terkenal, problem utama di kota Bandung adalah infrastruktur yang minim dibarengi dengan perkembangan kota yang pesat, apalagi dengan fenomena Tol Cipularang yang dapat memangkas waktu tempuh Jakarta – Bandung hanya dalam tempo sekitar satu setengah jam saja. Akibatnya jalan di Bandung yang sudah pendek dan sempit, akan bertambah penuh dan sesak saat juragan dari Betawi berlibur di Bandung.

Kata para ahli sih, salah satu penyebabnya adalah panjang jalan yang pendek-pendek (panjang kok pendek he he he ..), bumi Bandung yang susah dikembangkan karena katanya desain pemerintah kolonial Belanda dulu Bandung adalah untuk kota ngadem alias bukan didesain untuk kota besar. Disamping tentu saja kendala dari kondisi geografis. Tapi yang nggak kalah serunya, Bandung dan Jawa Barat katanya menjadi biang koru ……. ah jangan disebut, itu masih rahasia dan belum tentu betul kok.

Jalan di Klaten

Saya nggak terlalu ngomong banyak lagi yang saya tidak tahu secara pasti. Yang pasti liburan barusan saya ke kampung halaman di Klaten. Jalan Yogya – Solo (Kartosura) sejauh sekitar 60 km cukup luas, masing-masing 2 lajur untuk 2 arah. Ditengahnya dihiasi lampu antik khas Jogya yang malam harinya selalu terang. Kalau jalan agak lenggang (tengah malam), serasa jalan di tol saja. Tancap gas nggak takut lagi karena jarang ada kondisi jalan yang berlobang. (Bandingkan dengan jalan Rancaekek yang mirip-mirip).

Jalan masuk ke kampung setelah dari jalan besarpun masih mulus meskipun yang lewat kebayakan hanyalah sepeda, motor dan kadang-kadang mobil dan traktor sawah. Dan masuk lagi dari kampung menuju rumah, jalan masih cukup mulus. Setidaknya masih nyaman untuk dilalui meskipun jalan terbuat dari cor-coran hasil swadaya masyarakat desa setempat.

Dan yang lebih asyik lagi, ternyata jalan beraspal dapat membelah sawah untuk lalu lalang aktivitas petani. Saya ingat dahulu waktu masih kecil, jalan-jalan di tengah sawah itu dulunya masih jalan dari tanah yang dikerasin.

Kesimpulannya bagaimana ? Nggak ada yang harus disimpulkan, ini just info and description only.

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: