Have or Be

Dalam mencari ataupun meneladani motivasi yang akan dipergunakan dalam menjalani kehidupan ini, biasanya muara pertanyaan hanya pada dua hal yaitu :

  • Apa yang dimaksudkan dengan kesuksesan, keberhasilan, prestasi itu ?
  • Apa yang menjadi kunci kesuksesan tersebut ?

Ketika kita bercermin pada pengalaman hidup pribadi maupun jalan yang dilalui orang lain, tentu yang diharapkan adalah pelajaran untuk mengambil hikmah dari peristiwa-peristiwa dan kemudian memakainya sebagai pedoman dalam menjalani hidup dan kehidupan selanjutnya. Tentu saja kehidupan kita ke depan, yang pasti kita belum tahu apa yang akan terjadi, tidak selalu dapat dipedomani dengan pengetahuan kita saat ini. Bisa jadi akan ada hal-hal baru yang terjadi dan itupun akan menjadi dasar pijakan bagi kita selanjutnya. Demikian seterusnya sampai kita berhenti untuk hidup, alias meninggal dunia.

Kehidupan adalah proses, selalu bergerak dan penuh misteri. Meski kita paham bahwa tujuan akhir dari hidup kita sudah jelas yaitu meninggalkan dunia fana ini untuk mempertanggung jawabkannya di hadapan Allah.

Kebutuhan Asasi

Beberapa ahli mengungkapkan bahwa kebutuhan dasar manusia tidak hanya kebutuhan fisik semata seperti makan, minum, berpakaian, berteduh, melainkan juga diantaranya adalah kebutuhan berprestasi (need of achievement) dan kebutuhan untuk mencipta (need of create). Kedua kebutuhan ini disesuaikan dengan kondisi, atribut dan lingkungan seseorang.

Seorang petani di kampung yang terpencil, meskipun dia lugu namun tentu ingin memperoleh prestasi yang baik dalam hal panen padinya. Harapannya adalah sawahnya menghasilkan gabah yang berkualitas baik serta dalam jumlah yang banyak, walaupun karena keluguannya mungkin dia hanya berfikir bahwa hasil panennya hanyalah untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya saja.

Kalau Anda berkunjung ke pasar-pasar tradisional di Jawa seperti Pasar Bringharjo di Yogya misalnya. Anda akan tercengang melihat mbok-mbok yang sudah tua berjualan makanan bermodalkan mungkin hanya beberapa ribu saja tiap harinya. Mereka sudah menjalani profesinya selama puluhan tahun, bahkan banyak yang memulainya sejak mereka masih gadis. Kebutuhan akan kesuksesan diwujudkan dalam pendidikan anaknya, kebanggaan akan terpancar jika anaknya sukses menjadi ”orang” katanya. Dan mereka bertahan berjualan kecil-kecilan dengan berdasarkan prinsip yang sederhana : ”Kulo dodolan dhaharan meniko nanging supados saget numpang makan mawon kok nak !”. Sangat lugu dan nyatanya mereka sukses menjalani kehidupan dengan damai dan bahagia.

Apa itu kesuksesan ?

Secara sederhana kesuksesan dapat dibedakan menjadi dua jenis. Satu sukses memiliki (have) dan satunya sukses Menjadi (Be). Bagaimana dengan mbok-mbok di pasar Bringharjo tadi ? Atau sikap bagaimana ditunjukan oleh calon Gubernur Jakarta yang akan ikut Pilkada bila nanti gagal dipilih.

Sukses memiliki diindikasikan dari si empunya sukses bahwa dia merasa telah memperoleh sesuai dengan harapannya (misalnya : harta, jabatan, kekuasaan, kesarjanaan, keelokan dll). Dan biasanya karena begitu beraneka macam keinginan yang diangankan, maka segala cara akan dilakukan untuk memperolehnya. Yang dipentingkan adalah hasilnya. Kalau bisa ketika dia mengharapkan sesuatu secepatnya harus ada. Kesuksesan semacam ini biasanya adalah laksana grafik bergambar kurva. Ada saat berada dipuncak dan sisanya adalah mulai menurun dan akhirnya terpuruk didasar.

Bentuk sukses yang lain berbeda. ”Be” biasanya melalui suatu proses dan tidak ada puncak disana. Yang ada hanyalah selalu increase, selalu ada perubahan yang menuju perbaikan. Dan itu semua dicapai dengan tidak mudah. Pasti melalui jalan yang berliku dan berbatu. Tapi justru dengan jalan tersebutlah nilai hidup ditemukan.

Terserah Anda mau pilih yang mana jenis kesuksesan dari pilihan di atas. Tentu saja dengan segala konsekwensi yang harus dihadapi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: