Super Muslim, Super Komitmen

Pointers bedah buku “Super Muslim””. Merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya.

Super Muslim

Secara umum buku super muslim mengelompokan pembahasan dalam 4 bagian dalam upaya mencapai tujuan menjadi super muslim :

  • Mind set

Mindset merupakan cara pandang seseorang yang akan menentukan tindakan yang akan diambil sehingga membuahkan hasil tertentu.

Awalnya adalah ketetapan yang dilihat dari sudut pandang positif dan negatif. Kejadian atau barang yang sama, dilihat oleh orang yang berbeda melalui jendela yang sama, dapat menghasilkan perbedaan.

Pemandangan sebidang kebun ditengah malam saat disaksikan melalui jendela rumah yang terbuka, oleh dua orang yang berbeda dapat menghasilkan kesimpulan yang berbeda. Bisa posistif atau negatif. Salah satu orang memfokuskan pandangan pada sampah tanaman bekas panen yang menimbulkan pemandangan tidak sedap serta menebarkan bau yang kurang nyaman sehingga kesimpulannya adalah pemandangan malam itu kurang menarik, dan dia dengan segera menutup pintu tersebut untuk segera meninggalkan kamar tersebut.

Sementara orang yang satunya saat membuka jendela, pandangannya langsung terarah kepada cerlang bintang gemintang yang bertaburan menghiasi angkasa. Terasa menyentuh kalbu dan menentramkan hati. Meskipun ada tercium bau bekas panen tanaman, aromanya tidak terlalu terasa dan dia malah justru menikmati aroma tersebut sebagai bagian dari semesta alam malam saat itu. Begitu indah, begitu syahdu dan begitu menggetarkan kalbu. Sikap positifpun akhirnya timbul saat dia meninggalkan kamar tersebut.

Yang dipandang, dilihat dan dirasakan oleh kedua orang tersebut adalah hal yang sama. Waktunya sama. Pun melalui media yang sama yaitu melalui jendela kamar, namun akibatnya sungguh berbeda. Yang satu menghasilkan kesan dan pikiran negatif sementara yang satunya sebaliknya.

Pandangan negatif cenderung menilai segala persoalan hidup sebagai sesuatu yang tidak mengenakan dan merupakan hambatan baginya. Seringkali dalam menyikapi kegagalan adalah dengan menyalahkan orang lain. Tidak berkaca diri akan kekurangan dan kelemahannya.

Sementara bagi sang positive thinking, HTAG (Hambatan Tantangan Ancaman Gangguan) merupakan momen yang sangat bagus untuk menempa dirinya menjadi lebih kuat. Sikap optimis selalu hadir menyertai segala gerak dan langkah.

  • Goals

Segala sesuatu tanpa adanya tujuan yang jelas adalah suatu kebodohan dan kemubaziran. Manusia dikaruniai akal pikiran adalah untuk membuktikan bahwa dirinyalah khalifah di bumi ini yang telah ditunjuk oleh Allah.

Ibarat dari Bandung kita akan mengunjungi Jakarta, maka tujuan utama perjalanan serta prioritas masalah itulah yang akan menentukan keputusan dan langkah yang akan ditempuh hingga sampai ke Jakarta. Akhirnya kemudian ditentukan pilihan antara naik kendaraan umum, kendaraan pribadi, travel, kereta parahyangan atau argo gede.

Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS Ali Imran : 159)

Tujuan atau goal yang jelas akan meningkatkan kreatifitas kita guna memperoleh hasil yang maksimal. Namun ingat sesuai dengan ayat Qur’an di atas, kita hanya menjalankan upaya namun setelahnya itu semua diserahkan kepada Allah.

  • Action

Islam adalah agama action oriented. Tanpa tindakan nyata tidak akan ada amal kebaikan. Baik ibadah dalam bentuk ritual maupun muamalah, semua dilakukan berdasarkan tindakan nyata. Tentu saja didasari oleh 2 hal di atas yaitu mind set yang positif serta goals yang jelas.

  • Do’a

Manusia hanya dituntut untuk meminta dan berupaya namun segala keputusan adalah atas kehendak dari Allah swt. Sehingga alangkah sombongnya manusia yang menyatakan bahwa sukses, keberhasilan ataupun karyanya adalah mutlak hasil kerja keras pribadi, tidak ada campur tangan Tuhan di sana.

Level of commitment :

1. Komitmen tingkat rendah

”I will try”

2. Komitmen tingkat sedang

”I will do my best”

3. Komitmen tingkat tinggi

I will do whatever it takes

4. Komitmen tertinggi

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (QS Fushshilat : 30)

Imam Munadi


No Responses to “Super Muslim, Super Komitmen”

  1. ardi Says:

    Dari uraian dan sedikit sinopsi diatas, buku ini layak dimiliki. terima kasih informasinya

  2. Dede Indra Says:

    Saya sangat menyenangi sekali karya yang telah diluncurkan oleh imam munadi,karena sebagai remaja,saya ingin menjadi remaja islam yang super dan menjadi generasi islam yang hebat.Moga Imam Munadi bisa lebih mengembangkan hasil karyanya

  3. Aristiono Nugroho Says:

    Alhamdulillah, telah banyak karya motivator muslim yang dapat digunakan umat Islam untuk memicu dan memacu dirinya, agar sukses dalam menjalankan perannya sebagai MUASiR (Mujahiddin, Uswatun hasanah, Asabiquunal awaluun, Sirajan muniran, Rahmatan lil’alamiin).
    Untuk share silahkan klik http://sosiologidakwah.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: