Hilangkah ruh Islam ?

Pernahkan Anda melihat lukisan singa yang tengah memperlihatkan taringnya yang tajam
dengan mata yang bersinar buas serta kuku tajam siap merobek mangsa ?
bagus bukan ?
tetapi apakah menakutkan, atau Anda takut diterkamnya ?
tidak ada auman yang menggetarkan
yang akan membuat kijang, kuda dan binatang lainnya segera menyingkir
bersembunyi menyelamatkan diri
dia hanya sekedar lukisan
benda mati yang hanya layak jadi tontonan
sebuah benda mati karena tidak ada ruh disana

Pernahkan Anda menyentuh harimau yang telah diawetkan
di ruang tamu sebuah rumah megah
takut di terkamkah Anda ?
pasti Anda hanya mengagumi keperkasaan tubuh harimau tadi
dengan taring yang kuat, anatomi kaki yang kokoh
karena tidak ada auman disana
yang ada hanya sekedar tubuh, jasad mati harimau
benda mati yang hanya layak jadi tontonan
hanya seonggok daging bekas harimau
sebuah benda mati
karena tidak ada ruh disana

Namun andaikata suatu saat Anda berada dalam suatu petualangan
di sungai hutan belantara yang masih perawan
dan tiba-tiba muncul disisi perahu seekor buaya besar membuka lebar-lebar mulut panjangnya
menghentakkan tubuh dan memukulkan ekornya ke perahu
pasti Anda akan terkejut dan ketakutan diserang buaya tadi
karena dia adalah seekor buaya ganas yang hidup
bukan hanya sekedar lukisan hidup
atau buaya yang telah diawetkan
buaya yang akan mampu memangsa kita
mampu menghancurkan perahu dan mencabik-cabikisinya
dia layak ditakuti karena dia adalah seekor buaya
yang ada kehidupan disana
ada ruh yang bersemayam dalam tubuhnya

Begitukah umat Islam sekarang ?
jumlah besar, potensi besar
namun adakalanya terhimpit dan terpedaya oleh segelintir kekuatan lain
tiada daya saat ditindas dan dilecehkan
tidak ada semangat disana
tidak ada kekuatan yang terhimpun untuk berjuang
yang tersisa adalah ruh yang melemah
ruh dengan tiada bara

Ingalah ketika Thariq bin Zaid berjihad di Andalusia
dengan hanya tiga ribu pasukan tersisa
sesampai di daratan Andalusia
maka dibakarlah semua kapal yang mengantarkannya ke bumi Eropa
seraya berkata
Sekarang, di belakang kita hanyalah ada laut yang dalam
kalau mundur, maka ombaknya akan segera menelan kita
dan hanya nama kita yang akan sampai ke Baghdad
jikalau kita kalah
maka di sini akan bergelimpangan tubuh-tubuh kita, membusuk
maka tidak ada pilihan lain selain maju
bertempur dengan gagah berani
Allahu Akbar!

Maka tidaklah heran
hingga pasukan Islam yang berjumlah hanya ribuan
akhirnya mampu mengalahkan ratusan ribu pasukan Bizantium
dan memulai berkembangnya Islam di bumi Andalusia
semua berkat ruh yang kuat bergelora didada para pejuang Islam
ruh Islam yang dijiwai semangat jihad diberkahi Allah

Atau kita dapat berkaca pada perang Badr
dimana pasukan muslim yang hanya 313 orang
dan hanya dilengkapi dengan dua ekor kuda dan 70 unta
melawan ribuan pasukan kafir Quraisy
dengan ratusan ekor kuda dan baju besi
dan apa yang diperoleh
sebuah kemenangan yang gemilang
karena ruh Islam begitu menghunjam setiap pejuang muslim
disertai dengan pertolongan Allah

sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar[224], Padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah[225]. karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya (QS Ali ’Imran : 123)

[224] Pertemuan dua golongan itu – antara kaum muslimin dengan kaum musyrikin – terjadi dalam perang Badar. Badar nama suatu tempat yang terletak antara Mekah dengan Madinah dimana terdapat mata air.

[225] Keadaan kaum muslimin lemah karena jumlah mereka sedikit dan perlengkapan mereka kurang mencukupi.

Sungguh
kekuatan ruh Islam harus ada disetiap jiwa muslim
ruh dengan penyerahan diri kepada Allah seraya mengharap ridhaNya
ruh dengan semangat untuk selalu menegakkan kalimah Allah
ruh yang akan kembali menerangi dunia dengan cahaya Ilahi

Tags: ,

No Responses to “Hilangkah ruh Islam ?”

  1. *** Says:

    subahanallah, tulisannya bagus

  2. benbego Says:

    rasanya ketakutan kita pada Makhluk bisa dijadikan ujian untuk mengetes seberapa percayanya kita pada Allah Sang Pelindung? Ada yg mau coba makan sama macan?😀

  3. panjikoming Says:

    Spirit yang didambakan adalah merebut kembali supremasi keilmuan yang pernah diraih oleh dunia Islam. semangat memerangi kebodohan dan kemiskinan. Insya Alloh kebangkitan Islam bukan hal yang mustahil

  4. prabu Says:

    Ketakutan akan hilangnya “milik kita” yang fana sering merasuk dalam diri kita
    jabatan, mata pencaharian, harta benda, keluarga
    padahal kita tahu bahwa
    segala atribut yang kita miliki hanyalah titipan Allah
    akan hilang meninggalkan diri bila Allah menghendaki

    Dan selama keyakinan seperti itu masih melekat erat dalam semangat kita
    dan keyakinan akan pertolongan Allah masih belum kuat terpatri
    niscaya
    ruh kita akan selalu diselimuti kegelisahan
    sementara jiwa yang diharap adalah jiwa yang tenang
    yang hanya menghamba kepada Allah semata

    Mudah sungguh memang berucap
    implementasinya pasti sangat susah
    perlu upaya istiqamah

  5. Machmaudy Says:

    oke punya deh tulisan ini.. permisi… aku print yaaa!

  6. prabu Says:

    Oke Mas silahkan, salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: