Cewek Manado (5) : Kisah kelam Youke

Youke namanya, kadang dipanggil Yessica, kadang dipanggil dengan lebih singkat yaitu Esik. Banyak saya menemukan nama Youke di Manado. Disamping nama cewek, ada juga nama Youke dipakai oleh cowok. Semacam nama Budi, Endang atau Agus pada nama di Jawa.

Sungguh saya mengenal dia sebagai seorang cewek yang begitu baik. Lembut perasaannya, baik hatinya, suka menolong orang dan ramah sehingga mudah diterima di lingkungannya. Satu lagi sifat baiknya yaitu rajin dan pekerja keras.

Youke yang lengkap

Suatu saat saya melihat dia mengecat dinding rumahnya sendiri. Saat yang lain saya menemukannya sedang berada di taman membersihkan rumput-rumput liar yang tumbuh disekitar bunga-bunga kesayangannya. Dan kali lain saya mendengar dia memandori para tukang untuk membangun renovasi kamar rumahnya. Dia sibuk mencari material yang diperlukan dan memberi perintah kepada para tukang untuk kesempurnaan pekerjaannya.

Pekerjaan perempuanpun bukan hal yang aneh bagi dia. Menyapu halaman dan lantai rumah, menyulam kruistik, memasak, mencuci pakaian dan melicinkannya adalah bagian dari hari-harinya. Dia bilang semua itu adalah karena didikan omanya yang keras. Oma dan Opa yang masih memegang didikan disiplin cara feodal. Bangun harus pagi hari dan segera merapikan tempat tidur, harus tidur siang dan makan teratur dan kegiatan-kegiatan lain yang terjadwal.

Disamping itu, kalau saya perhatikan memang orangnya tidak bisa diam untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Orang bilang nyanda bole badiam diri.

Kalau mendengar ceritanya, sekolah dilaluinya dengan prestasi biasa-biasa saja namun banyak kegiatan ekskul yang dilakukan. Salah satu prestasi yang diraihnya adalah sempat menjadi model dan memperoleh kejuaraan Nona Manado. Saya tidak menanyakan tahun berapa, namun sebagai bukti dia perlihatkan album koleksinya berupa pose-pose dia sebagai model dan foto dirinya bersama seorang artis ibukota. Dia simpan rapi dalam satu album yang manis.

Karena pernah sebagai model maka tidak heran bila secara fisik tubuhnya mendukung. Wajahnya sedikit lonjong dengan rambut panjang melebihi bahu, sangat manis didukung dengan tubuh yang tinggi semampai. Kalau boleh disamakan, maka perawakan dan face-nya sangat mirip dengan Nia Ramdhani.

Dengan segala kelebihan dan prestasinya itu, sayang jalan hidupnya tidak semulus yang diharapkan. Semua berawal dari kandasnya cinta.

Perjalanan mencari kemandirian

Tentu segala sesuatu tidak ada yang sempurna. Dibalik banyak sifat baik dari seorang Youke, terdapat sifat yang lain yaitu sangat keras memegang prinsip. Dari satu sisi, sifat tersebut baik karena teguh memegang pendirian. Namun sebab karenanyalah Youke mulai menuai lembar hitam dalam hidupnya.

Sebagai anak pertama dan cucu pertama dari opanya (papa dari papa Youke), limpahan kasih sayang begitu besar diperoleh. Segala keinginan, semampunya dikabulkan. Gadis kecil Youke menjadi permata keluarga, tumbuh menjadi gadis yang manis, baik dan selalu menurut pada orang tua. Hingga menjelang dewasa segala sesuatu berjalan dengan normal. Keceriaan selalu hadir mengiringi juga kehadiran dua adik Youke kemudian.

Kekerasan Youke mulai nampak saat lulus SMU. Harapan orang tuanya agar dia masuk ke sekolah seminari ditolaknya. Dia lebih memilih untuk tidak melanjutkan sekolah dan bekerja di sebuah toko bangunan sebagai kasir. Dia tinggalkan kampungnya dan hidup sendiri di kos-kosan di Manado.

Hubungan dan pengetahuan yang luas mempermudah Youke untuk membantu bossnya dalam mencari dan memperoleh material untuk melengkapi isi toko. Sehingga dia menjadi kepercayaan bossnya dan menjadi sering ke luar kota mengikuti kemana bossnya pergi.

Seperti layaknya cerita di sebuah sinetron, melihat kedekatan hubungan antara Youke dan Boss maka ada seorang pegawai lainnya yang merasa iri dan kemudian menghembuskan isu bahwa antara Youke dan Bossnya telah terjadi perselingkuhan.

Dan istri boss-pun akhirnya terpengaruh. Tidak perlu diceritakan apa yang terjadi kemudian, meskipun si Boss sudah mengklarifikasi tentang hal sebenarnya, namun Youke sudah memutuskan untuk berhenti bekerja di situ. Dan dia menolak pemberian dari Boss-nya yang merasa sangat dibantu oleh Youke sehingga tokonya dapat berkembang dengan baik. Bahkan tawaran untuk bekerja di teman Boss-nya ditolak. Youke sudah merasa sakit hati atas kata-kata yang diterimanya dari istri Boss. Harga dirinya mendorong dia untuk memilih mencari pekerjaan lain daripada menerima “belas kasihan”.

Tidak lama kemudian, temannya mewartakan akan adanya pekerjaan di Pemda. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, akhirnya Youke diterima menjadi calon PNS dan menjalani masa percobaan selama satu tahun. Namun pekerjaan di lingkungan pemda tersebut ternyata tidak membuatnya betah dan bahagia. Dia bilang sangat membosankan karena hampir seluruh waktunya berada dibelakang meja. Dia tidak bisa menikmati itu karena jiwanya adalah pekerja lapangan. Dan akhirnya dengan hati yang mantab dia memutuskan untuk mengakhiri masa percobaan sebelum berakhir, alias mengundurkan diri.

Banyak dari temannya menyesalkan keputusan itu, termasuk orang tuanya dan opanya. Tapi itulah Youke, bila telah bulat dan mantab diputuskan maka tidak ada yang mampu mengubahnya.

Tidak begitu lama kemudian teman yang lain menawarkan pekerjaan di sebuah perusahaan swasta tetapi harus menemui bosnya dahulu untuk bernegosiasi di sebuah rumah penginapan. Ujar temannya, boss itu lagi ada pertemuan dengan kolega bisnisnya di rumah penginapan tersebut. Setelah bersepakat waktu pertemuan, maka besoknya Youke bersiap untuk menemui boss itu di tempat yang telah disepakati. Dan hasilnya ?

Begitu semena-mena yang namanya kekuasaan

Esoknya Youke mendamprat temannya tadi karena seolah telah mengumpankannya ke mulut buaya.

“Ngana kira qta perempuan apaan. Tega ngana kase qta pa dia. Dia tu buaya tua, tahu ndak ! sengit Nyoke menyemprot temannya itu.

“Eee .. ada apa ni. Qta sama sekali nin tau masalah ini” bela temannya.

“Boss itu, bejat tahu ndak. Masak qta disuruh melayaninya for qta menjadi pegawainya. Dan ngana sengaja ya kase qta for dia !”

“Sorry Sik, qta sama skali nin tau bahwa dia rupa bagitu. Sebenarnya dia temang pe boss. Qta dapa informasi saja dari tape temang kong qta teruskan pa ngana. Skali lagi sorry Sik. Mar ngana ndak apa-apa to ?”

“Untung qta masih dapa jaga diri. Begitu dia mo tutp pintu kamar, qta langsung minta keluar.”

“Syukurlah Sik, dan skali lagi qta minta maaf ya.”

Begitulah memang banyak terjadi di mana-mana para penguasa (harta, jabatan, gender) bertindak semena-mena memanfaatkan kekuasaannya untuk mengintimidasi orang yang dalam posisi lemah.

Beberapa waktu kemudian kejadian serupa kembali menimpa Esik. Dan ini sangat aneh karena sungguh tidak lazim terjadi. Awalnya Esik dekat dengan seorang tante istri pejabat tinggi di kota. Karena merasa akrab maka ketika tante itu mengajaknya untuk menghadiri suatu pesta, maka dengan senang hati dia mengiyakan. Hingga akhirnya bersama tante dan suaminya, Esik menghadiri perjamuan disebuah hotel besar di Manado.

Saat pesta usai tante itu meminta Youke untuk menginap bersamanya disebuah kamar yang sudah dipesan di hotel itu.

“Nyanda Tante qta pulang sa. Ndak enak kalau menginap di hotel ini.” Tolak Youke terhadap tawaran itu.

“Ndak apa-apa Esik. Qta so pesan kamar itu. Lagian kan hari so malam.” Jawab tante itu.

“Mar gimana deng Om, tante ?”

“Ya ndak apa-apa to. Qta pesan double bed besar. Ngana dapa tidur deng qta dan om biar tidur di bed yang satunya.”

“Ih … ndak enak dang tante, masak bagitu.”

Dan akhirnya setelah dibujuk-bujuk sekian lama dan si Om pun membujuknya, maka dengan sangat ragu akahirnya Youke menyetujui.

Dan memang kamar hotel yang dipesan tante itu sangat luas, VVIP room. Dan menjelang mereka membaringkan badan untuk tidur, maka yang ditakutkan Youke-pun terjadi.

(to be continued)

Tags: , ,

No Responses to “Cewek Manado (5) : Kisah kelam Youke”

  1. Dempak Says:

    Menarik, di tunggu lanjutan nya..

  2. Pdm.ALDY.A.MASSIE Says:

    081210199923

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: